Pelantikan Pengurus Dewan Da'wah Kota Pagaralam

Syukur Alhamdulillah hari Selasa tanggal.14 Okt. 2014 jam 14.00 pengurus Dewan Da’wah Provinsi SS melantik pengurus Dewan Da’wah Kota Pagar Alam.

Pelantikan Dewan Da'wah Kabupaten Lahat

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Kabupaten Lahat, Pengurus Dewan Da’wah Kabupaten Lahat periode 2014-2018. Telah berlangsung acara peresmian Pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Kabupaten Lahat periode 2014-2018, pada

Suasana Pelantikan Dewan Da'wah Kabupaten Lahat

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Kabupaten Lahat, Pengurus Dewan Da’wah Kabupaten Lahat periode 2014-2018.

Pelantikan Dewan Da'wah Kabupaten Pali

Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengharapkan lingkungan Kabupatennya menjadi lingkungan yang Islami, upaya itu harus dimulai dari rumah tangga kita dulu. Kemudian lingkungan RT, RW Desa, Kelurahan, Kecamatan sampai keseluruh Kabupaten.

Kunjungan Dewan Da'wah Sumatera Selatan Ke Ponpes Darussalam

Disela-sela pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Dewan Da''wah Islamiyah Indonesia atau yang disingkat Dewan Da'wah Kabupaten Lahat.

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Februari 2015

“ Kita ingin Merakit dan Merekatkan Umat Islam Indonesia ...”

Wawancara Khusus
KH. Syuhada Bakri adalah Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Pusat. Beliau ini  adalah seorang juru dakwah sekaligus seorang Dai yang sangat padat kegiatannya,. Dalam satu kesempatan pelatikan Kepengurusan dewan Dakwah Propinsi Sumatera Selatan, KH. Syuhada berkesempatan untuk diwawancarai oleh salah satu stasiun Telesvisi Sumsel. Untuk mendapatkan pengertian yang lebih mendalam mengenai organisasi Dewan Dakwah dari wawancara itu , pihak Redaksi menukilkan kembali beberapa petikan dari hasil wawancara tsb.

Tanya : Apa itu Organisasi dewan Dakwah Pak Kyai ? Bagaimana sejarah berdirinya?
Jawab :  Dewan Dakwah adalah  adalah Lembaga Dakwah yang didirikan tokoh tokoh Islam Indonesia juga sekaligus sebagai pendiri negara Republik ini. Beliau beliau itu antara lain Bpk. Alm. Mohammad Natsir yang juga mantan Perdana Menteri, Bpk. Almarhum Syafruddin Prawiranegara mantan Gubernur Bank Indonesia yang pertama dan Menteri Keuangan, Bpk. Alm. Burhanuddin Harahap bekas Perdana Menteri dimana di era kepemimpinnannya Indonesia  telah mengadakan PEMILU tahun 1955 yang terkenal Jujur dan bersih. Beliau-beliau inilah antara lain  yang memprakarsai pendirian Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Sedangkan berdirinya organisasi ini pada tanggal 26 Februari 1967 dan di deirikan di Mesjid Al-Munawarah di Kampung Bari I Tanah Abang Jakarta.
Sedangkan cita-cita pendiri Dewan Dakwah Indonesia adalah  untuk terlaksannya syariat Islamiyah dam kehidupan bangsa dan negara dengan jalan dakwah.

Tanya : Apa yang menjadi Kegiatan Utama dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Pak Kyai?
Jawab :  Kegiatan Utama kita adalah  yang pertama, Membina dan mencerdaskan umat Islam Indonesia agar dapat menjadi manusia yang bertakwa kepada Allat SWT. Yang kedua, membentengi umat islam Indonesia dari gangguan pihak-pihak di luar agama Islam yang berupaya merusak dan menggganggu keimanan umat Islam. Dan yang ketiga, terus supaya terus menjaga keutuhan dan kesinambungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI ). Untuk yang terakhir ini kita semua maklum Buya Almarhum Mohammad Natsir pendiri Dewan Dakwah sewaktu Perdana Menteri yang pertama kali mencetuskan ide NKRI dalam Mosi Integral NKRI di Konsituante..

Tanya : Apa program Nasional Dewan Dakwah yang sudah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan ?
Jawab :  Pada sekitar awal pendiriannya, Dewan Dakwah, setelah melihat fenomena yang terjadi masyarakat pada waktu itu, membuat terobosan dakwah yang sangat mendasar.  Pada waktu itu banyak perguruan tinggi negeri di Indonesia yang sangat kekuarangan guru agama di kampus-kampus mereka. Sedangkan kita tahu betapa penting nya peran mahasiswa dan kaum akademisi untuk masa depan bangsa. Untuk itu, Dewan dakwah ,mengundang beberapa dosen dan pengajar dari berbagai disiplin ilmu di perguraan tinggi untuk ikut serta berdakwah. Mereka dididik beberapa waktu, kemudian dikaembalikan ke kampus-kampusnya masing-masing. Waktu itu kita mungkin mendengar nama DR. Imaduddin dari ITB seorang dosen elektro, Daud Ali SH dari ffakultas Hukum UI dan juga seorang dai yang juga seorang ahli astronomi dari UGM yaitu bapak Syahril Ali. Mereka ini dapat berdakwah dgan baik kampus-kampus tempat mereka mengajar sekaligus dapat membimbing para mashasiswa tahu dan memahami islam sebagai agama mereka.  Dan  Alhamdulillah,  apa yang sudah diprogramksan pengurus pertama itu berjalan sukses dan mendapat tanggapan yang sangat positif bagi masyarakat Indonesia.

Pada masa-masa wawal juga kita mendididk para Imam dan Khatib di hampir seluruh daerah untuk  memperdalam keahlian dan pengetahuan mereka. Selanjutnya dari beberapa mereka kita turunkan ke daerah-daerah terpencil, suku pedalaman dan daerah transmigrasi-transmigrasi yang terjauh dan di pelosok. Waktu itu, para pemimpin melihat adanya upaya yang keras dari para penganut agama lain terjun ke pelosok-pelosok negeri dan daerah transmigrasi terjauh untuk mengalihkan dan mendangkalkan keimanan ummat...
Untuk program di era kepengurusan sekarang, kami di Dewan Dakwah fokus kepada pembentukan kader-kader ulama muda Indonesia. Untuk itu, kami membagi dua sistem pengkaderan. Yang pertama Kader  yang bergelar sarjana, dan yang kedua kader yang tidak bergelar. Untuk kader yang bergelar sarjana kami mendidik dan mengarahkan mereka untuk mencapai level pendidikan akademis yang lebih tinggi lagi. Sekarang ini sudah puluhan kader yang bergelar Doktor dan ratusan yang bergelar master sudah kami upayakan.  Sedangkan untuk yang tidak bergelar, kami mendidik mereka untuk menjadi hapal Al Qur’an 30 juz, sekaligus dapat menguasai kitab-kitab kuning. Hal ini agar mereka dapat menguasai berbagai macam dalil Al-Qur’an dan berbagai dalil yang digunakan dalam dakwah Islam. Hal ini juga membantu mereka agar dapat luas dalam berpandangan dan tidak sempit memahami  dasar dan dalil pihak-pihak umat islam lainnya..

Tanya  : Bagaimana dengan Dakwah di Era sekarang ini pak Kyai?
Jawab :  Kita harus berssyukur dengan adanya era reformasi sekarang ini. Dalam berdakwah, kita jadi bebas dan tidak ditakut-takuti lagi dalam menyampaikan dakwah seperti di jaman Orde lama dan khususnya di jaman awal-awal Orde baru. Reformasi membuat masyarakat dan umat menjadi lebih berani bersikap dan kritis. Ini hal-hal yang paturt disyukuri. Namun demikian, berbarengan dengan itu, kemungkaran dan kemaksiatan ternyata juga menjadi sangat bebas dan terbuka pula. Ini kita harus hati-hati. Kita lihat bagaimana merajalelanya NARKOBA dan pergaulan bebas dari anak-anak muda kita. Kita lihat bagaimana dengan mudahnya kemaksiatan dan kemungkaran hadir di tengah-tengah  kehidupan ummat. Untuk itu, kami pengurus Dewan Dakwah Indonesia membuat sebuah tema besar dalam perjuangan organisasi ini. Tema besar itu adalah “ SELAMATKAN INDONESIA DENGAN DAKWAH ! “. Dengan berdakwalah kita dapat berharapkan kehidupan berbangsa dan bernegara kita akan dapat selamat. Dengan Dakwah kita dapat merangkul umat yang miskin harta, miskin ilmu dan pengetahuan untuk dapat kembali bangkit sesuai fitrah kemanusiaannya.

Secara lebih terukur lagi, Dewan Dakwah Indonesia sekarang ini sudah membangun beberapa Akademi Dakwah di berabagai propinsi di Indonesia. Begitu juga di Sumatera Selatan. Hal ini semua adalah dalam upaya bersama kita “ Merakit dan Merekat Umat Islam untuk menuju kehidupan yang Islami dan di ridhoi Allah SWT “  ( Ak)

Ustadz Muhaemin Jabat Pimpinan Dewan Da'wah Pagaralam


PAGARALAM – Bertempat di ruang pertemuan gedung Yayasan Perguruan Islam (YIP) Kota Pagaralam, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Sumsel H. Hizril Imani Husin A. Mu’in, secara resmi melantik Pimpinan Daerah DDII Kota Pagaralam Al Ustadz Muhaemin SPdI, pelantikan ini dihadiri Walikota Pagaralam dr. Hj. Ida Fitriati MKes, Wakil Ketua DPRD Kota Pagaralam M. Fadli beserta Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Pagaralam.
Walikota Pagaralam dr. Hj. Ida Fitriati MKes mengatakan, bahwa keberadaan penda’wah wanita hingga kini masih dirasakan sangat kurang, selama ini masih didominasi kaum laki-laki, namun demikian da’wah ataupun ceramah disampaikan ustadz dan ustadzah, adalah tindakan preventif dalam hal-hal menanggulangi tindakan negatif, dengan mendengarkan ceramah hati akan menjadi sejuk.    
“Keberadaan DDII di Kota Pagaralam, insya Allah memperkuat ketahanan umat Islam yang ada di Kota Pagaralam, keberadaan dewan da’wah pun sangat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam, dalam hal percepatan pencapaian visi Kota Pagaralam Secerah Alam, sehat mental dan sehat fisik,” terangnya.
Sementara itu, Pimpinan Daerah DDII Kota Pagaralam Al Ustadz Muhaemin SPdI mengatakan, DDII adalah organisasi independen yang secara khusus dibentuk oleh Buya DR. H. Mohd Natsir dan rekan-rekannya aktivis da’wah di Masjid Al Munawwaroh, dengan harapan dapat tersebar ke seluruh pelosok tanah air. “Organisasi DDII sudah eksis sejak era 70’an, ternyata di Sumsel belum begitu mengakar dalam masyarakat, sehingga sampai sekarang ini belum semua kabupaten/kota ada pengurus DDII,” katanya.
Menurut Muhaemin, setiap kabupaten/kota pastilah ada juru da’wah, walaupun mereka bukan kader DDII, akan tetapi mereka melaksanakan tugas rutin da’wah secara tradisional dan konvensional, sedangkan kader DDII dibekali dengan modal “melawan” misi dari zending yang akan menghancurkan Islam dengan segala cara licin dan licik. Ini salahsatu tantangan da’wah sepanjang zaman dan semua itu terbeban di pundak.   
Melalui pelantikan ini kata Muhaemin, pihaknya akan terus mengajak masyarakat dapat memahami ajaran agama Islam, program kedepan dewan dakwah akan mengoordinir seluruh majelis taklim pembina, untuk membimbing dan menda’wahkan baca Al-Qur’an kepada seluruh anak, serta menjalin kerjasama dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pagaralam  
“Kita berharap kedepan dewan da’wah, bisa menjadi wadah organisasi seluruh elemen masyarakat, dalam memperkuat dan memperekat umat Islam, program awal kita jalankan di kepengurusan baru ini, dalam waktu dekat akan mengadakan tabligh akbar memperingati tahun baru Islam 1436 H,” pungkasnya.

Sumber: Pagaralam Post.

BEASISWA GEMERLAP : DELAPAN SISWA SMP KE JAWA TIMUR

ROMI
Rumah zakat Al Ikhlas Mozaik Lahat bekerja sama dengan pondok pesantren Darussalam Keban Senabing yang dipimpin oleh Ustad HM. Rommy Oktarius, Lc mengadakan program beasiswa yang bertajuk Gerakan Menuju Lahat Menghapal Al Qur’an (GEMERLAP).
Rommy Oktarius saat pelantikan dirinya sebagai Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Lahat di Pendopoan rtumah Dinas Bupati Lahat mengatakan bahwa :” Delapan Orang Putra-Putri Kabupaten Lahat Penerima beasiswa akan disekolahkan ke Pondok Pesantren Al Muqoddasah Ponorogo Jawa Timur (Pondok Pesantren Khusus Penghapal Al Qura’an dengan sekolah formal setingkat Sekolah Menengah Atas),”Ujarnya.
Rommy juga mengharapkan keikhlasan dari semua pihak,” Kami sangat berharap sekali dari Bapak –bapak yang ada disini kiranya berkenan untuk menjadi bapak angkat dari para siswa yang berangkat ini.mengingat banyak berkah yang didapat dengan menjadi orang tua angkat mereka, dan kami mengajak Bapak, ibu dan saudara untuk menyumbangkan sebagian rizkinya dengan menyumbangkan uang sebesar Rp. 100.000 (Seratus Ribu Rupiah) dinyatakan sudah menjadi orang tua asuh .”Tukasnya.
Adapun kedelapan Siswa yang akan brangkat tsb bernama :
1. Ragil Aji Pangestu dari SMP Alkautsar
2. Benny Reskando dari SMP 1 Pajar Bulan
3. Rita Rosdiana dari SMP 10 Lahat
4. Ririn Crisdiani dari SMP 10 Lahat
5. Tia Rahma Nita dari SMP Alkautsar
6. Olga Frischa dari MTS Jarai 7. Heru Kurniawan dari SMP 10 Lahat
8. Nadia Iresky dari SMP Al Kaursar.
Bupati Lahat H. Saifudin Aswari Riva’i dalam sambutannya mengatakan bahwa anak-anak kita yang berangkat dari kabupaten lahat ini adalah asset yang sangat kita banggakan.”Kita patut bangga memiliki siswa SMP yang sangat cerdas ini, dan saya bersama para SKPD siap menjadi Orang tua angkat mereka.”Ujar H. Aswari tegas.
Bagi yang ingin menjadi orang tua asuh H. M Rommy Oktarius menyediakan layanan Informasi dengan nomor HP. 0821 7963 3757 dan 0813 7775 9986 (Sdr. A. Shomad.S).
(Ade-LO-005)
http://lahatonline.com/13372-beasiswa-gemerlap-delapan-siswa-smp-ke-jawa-timur.html

Pelantikan Dewan Da'wah Kabupaten Lahat

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Kabupaten Lahat, Pengurus Dewan Da’wah Kabupaten Lahat periode 2014-2018. Telah berlangsung acara peresmian Pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Kabupaten Lahat periode 2014-2018, pada hari Senin tanggal 2 Februari 2015. 

Pelantikan Dewan Da'wah Kota Pagaralam

Syukur Alhamdulillah hari Selasa  tanggal.14 Okt. 2014 jam 14.00 pengurus Dewan Da’wah Provinsi SS melantik pengurus Dewan Da’wah Kota Pagar Alam. Bertempat di gedung Yayasan Pendidikan Islamiyah pimpinan Ustadz Drs. Anharuddin.  Pengurus Dewan Da’wah Kota Pagaralam diketuai Al Ustadz Muhaemin, S.Pd.I dan Sekretaris Drs.H.M.Ali.SH.MBA.MM.  Bendahara: Mujiono, S.Pd.I

Suasana pelantikan Dewan Da’wah Kota Pagar Alam meski tidak dihadiri oleh Pengurus  Pusat  tapi cukup meriah karena sembari menunggu tamu dan undngan hadir ada hiburan dari Kelompok/Group Qosidah Modern kota Pagaralam. Acara berjalan khidmat karena dihadiri langsung oleh Walikota Pagaralam, Ibu dr.Hj.Ida Fitriyati,M.Kes, Wakil Ketua DPRD Kota Pagaralam, Kapolsekta serta unsur Muspida lainnya. 

Acara berlangsung di tempat yang sederhana yakni di gedung Yayasan Pendidikan Islamiyah itu adalah markas “Yatim piatu” kota Pagaralam, namun dari tempat yang sederhana diketinggian lebih dari 1000 (MDPL) di kaki gunung Dempo itu diharapkan akan mengaliri daerah sekitarnya seperti PALI, Lahat, Muara Enim, Empat Lawang, Lubuk Linggau dan daerah lainnya berupa nilai-Nilai ruhani yang suci. Bukan lahar dan belerang.

Acara diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, kemudian Pembacaan Surat Keputusan Pengurus Wilayah  Dewan Da’wah  Sumsel oleh Sekretaris Drs. KA. Bukhori, M.Hum  dilanjutkan dengan Prosesi Pelantikan oleh Ketua Dewan Da’wah  Sumsel H.Hirzil Imani dan  pembacaan “Ikrar” pengurus yang sudah dilantik. Setelah itu kata sambutan dari ketua Dewan Da’wah  Kota Pagaralam, dilanjutkan kata sambutan dari ketua Dewan Da’wah  Sumsel.  Dalam kata sambutan ketua Dewan Da’wah  Sumsel menegaskan bahwa anggota dan pengurus Dewan Da’wah  tidak pernah menyuruh dan mengajak berdemo. Jadi bila ada orang berdemo mengatas namakan lembaga da’wah, dapat dipastikan mereka bukan anggota Dewan Da’wah.

Wali kota Pagar Alam dalam kata sambutan dan arahannya menyambut baik kehadiran Dewan Da’wah di Pagaralam, bukti antusiasnya ibu  Walikota Pagaralam adalah beliau sebelum hadir keacara pelantikan terlebih dahulu beliau membuka Internet dan melihat situs Dewan Da’wah, disana tertera data dan fakta Dewan Da’wah secara transparan. Ini  menunjukkan bahwa Dewan Da’wah adalah organisasi resmi dan legal di Indonesia, hal itu di katakan secara langsung.

Dalam kesempatan itu beliau minta agar para DA’IYAH (DA’I WANITA) lebih banyak berperan, karena Pagaralam memang kurang  tenaga Da’iyah. Beliau juga memberi kesempatan kepada pengurus yang baru dilantik ini untuk memanfaatkan Media milik Pemda yaitu RADIO BESEMAH, untuk berda’wah minimal setiap malam Jum’at seminggu sekali. “Silahkan diatur jadwalnya”, ujar walikota yang cantik dan ramah itu. 
         
Selain itu beliau menjelaskan bahwa Kota Pagar alam sekarang ini punya Missi dan Visi: “SE-CER-AH–AL-AM, maksudnya;  SE = SEHAT (pemimpin sehat, rakyat sehat, ekonomi sehat, kehidupan beragama dan bermasyarakat sehat semua harus sehat) CER = CERDAS (pemimpin harus cerdas, rakyat juga cerdas, cerdas dalam segala hal) AH = AKHLAQ MULIA (semua unsur pemerintah dan masyarakat haruslah  ber-akhlaq mulia sesuai dengan tuntunan Nabi Saw).

Pelantikan Dewan Da'wah Kabupaten PALI

Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengharapkan lingkungan Kabupatennya menjadi lingkungan yang Islami, upaya itu harus dimulai dari rumah tangga kita dulu. Kemudian lingkungan RT, RW Desa, Kelurahan, Kecamatan sampai keseluruh Kabupaten.

Upaya itu tentu saja memerlukan kerja keras, kekompakan, semua unsur masyarakat, terutama para ‘Alim ‘Ulama’ cerdik pandai serta tokoh masyarakat bersama seluruh lapisan masyarakat. Hal itu tersirat dari ungkapan beliau pada acara “Yasinan” rutin dikediaman beliau setiap Malam Jum’at.

Kebetulan pada waktu itu juga dilaksanakan acara Pelantikan pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Kamis malam Jum’at, 15 Januari 2015. Acara yang digelar setengah mendadak itu berjalan cukup khidmat, dan tertib, dimulai dengan Sholat Maghrib berjama’ah. Kemudian dilantunkan pembacaan ayat suci Al-qur’an, pembacaan suroh Yasin bersama. Setelah itu dilanjutkan dengan prosesi Pelantikan pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) periode 2014-2018.

Seperti biasa diawali dengam Pembacaan Surat Keputusan Pengurus Wilayah  Dewan Da’wah  Sumsel oleh Sekretaris Drs. KA. Bukhori, M.Hum  dilanjutkan dengan Prosesi Pelantikan oleh Ketua Dewan Da’wah  Sumsel H.Hirzil Imani dan  pembacaan “Ikrar” pengurus yang sudah dilantik, dipimpin oleh Drs.H. Mansyursyah Nasution, MM.

Setelah itu kata sambutan dari ketua Dewan Da’wah  Kabupaten  PALI, Drs.M. Zuhri Jaelani, M.Pd.I dalam kesempatan itu ketua Dewan Da’wah  Kab.  PALI mengatakan sebetulnya rencana pelantikan ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 yang lalu, bersama dengan ORMAS lain. Tetapi berhubung sesuatu hal, belum dapat terlaksana. Alhamdulillah malam ini dapat terlaksana meskipun dengan cara mendadak sekali, terima kasih kepada pak Bupati serta Pengurus Dewan Da’wah Sumsel. dan semua pihak yang telah turut berpartisipasi. 

Setelah itu dilanjutkan dengan kata sambutan dari Bupati PALI, Ir. H. Heri Amalindo, MM. Bupati   menyambut baik kehadiran pengurus Dewan Da’wah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini, serta ucapan terima kasih kepada pengurus Dewan Da’wah Provinsi Sumatera Selatan yang bersedia hadir ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Bupati juga menghawatirkan anak-anak muda kita sekarang, bila tidak dibekali dengan agama, entah apa yang terjadi pada tahun 2035 nanti. Oleh karenanya mempelajari dan mensyi’arkan agama Islam ini sangat penting.  

Kemudian kata sambutan dari ketua Dewan Da’wah  Sumsel. H.Hirzil Imani, dalam sambutannya ketua Dewan Da’wah  Sumsel, antara lain mengatakan sejak berdirinya Dewan Da’wah selalu mengutamakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Dan sampai sekarangpun masih konsisten dengan komitmen itu.

Selain itu ketua Dewan Da’wah  juga menegaskan bahwa anggota dan pengurus Dewan Da’wah  tidak pernah menyuruh atau mengajak berdemo. Jadi bila ada orang berdemo mengatas namakan lembaga da’wah, dapat dipastikan mereka bukan anggota Dewan Da’wah. Diakhir acara disampaikan Tausyiyah oleh Drs.KA.Bukhori Abdullah, M.Hum.